<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Mozaik An NUR</title>
	<atom:link href="http://mozaikcahaya.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mozaikcahaya.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 May 2008 08:48:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='mozaikcahaya.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Mozaik An NUR</title>
		<link>http://mozaikcahaya.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://mozaikcahaya.wordpress.com/osd.xml" title="Mozaik An NUR" />
	<atom:link rel='hub' href='http://mozaikcahaya.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Edisi 06-08</title>
		<link>http://mozaikcahaya.wordpress.com/2008/05/19/edisi-06-08/</link>
		<comments>http://mozaikcahaya.wordpress.com/2008/05/19/edisi-06-08/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 May 2008 08:48:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mozaikcahaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buletin]]></category>
		<category><![CDATA[da'watuna]]></category>
		<category><![CDATA[harapan]]></category>
		<category><![CDATA[iman]]></category>
		<category><![CDATA[john cmaxwell]]></category>
		<category><![CDATA[kesalahan]]></category>
		<category><![CDATA[mario teguh]]></category>
		<category><![CDATA[masjid]]></category>
		<category><![CDATA[mochamad bugi]]></category>
		<category><![CDATA[syarif niskala]]></category>
		<category><![CDATA[tindakan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mozaikcahaya.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[PENGANTAR   Mozaik An NUR disampaikan kepada seluruh jama’ah Masjid An NUR di lingkungan RW 10 Perum Griya Alam Sentosa sebagai salah satu sarana komunikasi dan tausiah dua arah antara Pengurus DKM dengan jama’ah masjid. &#8211;ooOOoo&#8211;   22 Tanda Iman Sedang Lemah Oleh: Mochamad Bugi (da’watuna.com) (bagian terakhir dari edisi sebelumnya 05-08) 9. Ketika Anda [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mozaikcahaya.wordpress.com&amp;blog=3310653&amp;post=8&amp;subd=mozaikcahaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="border:black 1pt solid;padding:1pt 4pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;padding:0;" align="center"><strong><span style="font-size:18pt;font-family:Arial;">PENGANTAR</span></strong></p>
</div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Mozaik An NUR disampaikan kepada seluruh jama’ah Masjid An NUR di lingkungan RW 10 Perum Griya Alam Sentosa sebagai salah satu sarana komunikasi dan tausiah dua arah antara Pengurus DKM dengan jama’ah masjid.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">&#8211;ooOOoo&#8211;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<div style="border:black 1pt solid;padding:1pt 4pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;padding:0;" align="center"><strong><span style="font-size:17pt;font-family:Arial;">22 Tanda Iman Sedang Lemah</span></strong></p>
</div>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Oleh: Mochamad Bugi (da’watuna.com)</span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><em><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">(bagian terakhir dari edisi sebelumnya 05-08)</span></span></em></strong></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;"><br />
<span style="font-family:Times New Roman;">9. Ketika Anda gila hormat dan suka publikasi. Gila kedudukan, ngebet tampil sebagai pemimpin tanpa dibarengi kemampuan dan tanggung jawab. Suka menyuruh orang lain berdiri ketika dia datang, hanya untuk mengenyangkan jiwa yang sakit karena begitu gandrung diagung-agungkan orang. Narsis sekali!Allah berfirman, &#8220;Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.&#8221; (Luqman:18)</p>
<p>Nabi saw. pernah mendengar ada seseorang yang berlebihan dalam memuji orang lain. Beliau pun lalu bersabda kepada si pemuji, &#8220;Sungguh engkau<br />
telah membinasakan dia atau memenggal pung-gungnya.&#8221; (Bukhari no 2469, dan Muslim no 5321)</p>
<p>Hati-hatilah. Ingat pesan Rasulullah ini, &#8220;Sesungguhnya kamu sekalian akan berhasrat mendapatkan kepemim-pinan, dan hal itu akan menjadikan penyesalan pada hari kiamat. Maka alangkah baiknya yang pertama dan alangkah buruknya yang terakhir.&#8221; (Bukhari, no 6729)</p>
<p>&#8220;Jika kamu sekalian menghendaki, akan kukabarkan kepadamu tentang kepemimpinan dan apa kepemim-pinan itu. Pada awalnya ia adalah cela, keduanya ia adalah penyesalan, dan ketiganya ia adalah azab hati kiamat, kecuali orang yang adil.&#8221; (Shahihul Jami, 1420).</p>
<p>Untuk orang yang tidak tahu malu seperti ini, perlu diingatkan sabda Rasulullah saw. yang berbunyi, &#8220;Iman mempunyai tujuh puluh lebih, atau enam puluh lebih cabang. Yang paling utama adalah ucapan `Laa ilaaha<br />
illallah&#8217;, dan yang paling rendah adalah menghilangkan sesuatu yang mengganggu dari jalanan. Dan malu adalah salah satu cabang dari keimanan.&#8221; (Bukhari, hadits nomor 8, dan Muslim, hadits nomor 50)</p>
<p>&#8220;Maukah kalian kuberitahu siapa penghuni neraka?&#8221; ta-nya Rasulullah saw. Para sahabat menjawab, &#8220;Ya.&#8221; Rasulullah saw. bersabda, &#8220;Yaitu orang yang kasar, angkuh, dan sombong.&#8221; (Bukhari, 4537, Muslim, 5092)</p>
<p>10. Ketika Anda bakhil dan kikir. Ingatlah perkataan Rasulullah saw.ini, &#8220;Sifat kikir dan iman tidak akan bersatu dalam hati seorang hamba selama-lamanya.&#8221; (Shahihul Jami&#8217;, 2678)</p>
<p>11. Ketika Anda mengatakan sesuatu yang tidak Anda perbuat. Ingat, Allah swt. benci dengan perbuatan seper-ti itu. &#8220;Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa yang tiada kamu perbuat.&#8221; (Ash-Shaff:2-3)</p>
<p><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Apakah Anda lupa dengan definisi iman? Iman itu adalah membenarkan dengan hati, diikrarkan dengan lisan, dan diamalkan dengan perbuatan.</p>
<p></span></span></span></span></p>
<p> </p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;"><br />
<span style="font-family:Times New Roman;">12. Ketika Anda merasa gembira dan senang jika ada saudara sesama muslim mengalami kesusahan. Anda merasa sedih jika ada orang yang lebih unggul dari Anda dalam beberapa hal.Ingatlah! Kata Rasulullah saw, &#8220;Tidak ada iri yang dibe-narkan kecuali terhadap dua orang, yaitu terhadap orang yang Allah berikan harga, ia menghabiskannya dalam kebaikan; dan terhadap orang yang Allah berikan ilmu, ia memutuskan dengan ilmu itu dan mengajarkannya kepada orang lain.&#8221; (Bukhari, 71 dan Muslim 1352)</p>
<p>Seseorang bertanya kepada Rasulullah saw., &#8220;Orang Is-lam yang manakah yang paling baik?&#8221; Rasulullah saw. menjawab, &#8220;Orang yang muslimin lain selamat dari li-san dan tangannya.&#8221; (Bukhari, 9 dan Muslim 57).</p>
<p>13. Ketika Anda menilai sesuatu dari dosa apa tidak, dan tidak melihat dari sisi makruhnya. Akibatnya, Anda akan enteng melakukan hal-hal yang syubhat dan di-makruhkan agama. Hati-hatilah! Sebab, Rasulullah saw. pernah bersabda, &#8220;Barangsiapa yang berada dalam syubhat, berarti dia berada dalam yang haram, seperti penggembala yang menggembalakan ternaknya di sekitar tanaman yang dilindungi yang dapat begitu mudah untuk merumput di dalamnya.&#8221; (Muslim,1599)</p>
<p>Iman Anda pasti dalam keadaan lemah, jika Anda mengatakan, &#8220;Gak apa. Ini kan cuma dosa kecil. Gak seperti dia yang melakukan dosa besar. Istighfar tiga kali juga hapus tuh dosa!&#8221; Jika sudah seperti ini, suatu ketika Anda pasti tidak akan ragu untuk benar-benar melakukan kemungkaran yang besar. Sebab, rem imannya sudah tidak pakem lagi.</p>
<p>14. Ketika Anda mencela hal yang makruf dan punya perhatian dengan kebaikan-kebaikan kecil. Ini pesan Rasulullah saw., &#8220;Jangan sekali-kali kamu mencela yang makruf sedikitpun, meski engkau menuangkan air di embermu ke dalam bejana seseorang yang hendak<br />
menimba air, dan meski engkau berbicara dengan saudarmu sedangkan wajahmu tampak berseri-seri kepadanya.&#8221; (Silsilah Shahihah, nomor 1352)</p>
<p>Ingatlah, surga bisa Anda dapat dengan amal yang kelihatan sepele! Rasulullah saw. bersabda, &#8220;Barang-siapa yang menyingkirkan gangguan dari jalan orang-orang muslim, maka ditetapkan satu kebaikan baginya, dan barangsiapa yang diterima satu kebaikan baginya, maka ia akan masuk surga.&#8221; (Bukhari, nomor 593)</p>
<p>15. Ketika Anda tidak mau memperhatikan urusan kaum muslimin dan tidak mau melibatkan diri dalam urusan-urusan mereka. Bahkan, untuk berdoa bagi keselamatan mereka pun tidak mau. Padahal seharusnya seorang mukmin seperti hadits Rasulullah ini, &#8220;Sesungguhnya orang mukmin dari sebagian orang-orang yang memiliki iman adalah laksana kedudukan kepala dari bagian ba-dan. Orang mukmin itu akan menderita karena keadaan orang-orang yang mempunyai iman sebagaimana jasad yang ikut menderita karena keadaan di kepala.&#8221; (Silsilah Shahihah, nomor 1137)</p>
<p>16. Ketika Anda memutuskan tali persaudaraan dengan saudara Anda.&#8221;Tidak selayaknya dua orang yang saling kasih mengasihi karena Allah Azza wa Jalla atau karena Islam, lalu keduanya dipisahkan oleh permulaan dosa yang dilakukan salah seorang di antara keduanya,&#8221;<br />
begitu sabda Rasulullah saw. (Bukhari, nomor 401)</p>
<p>17. Ketika Anda tidak tergugah rasa tanggung jawabnya untuk beramal demi kepentingan Islam. Tidak mau me-nyebarkan dan menolong agama Allah ini. Merasa cu-kup bahwa urusan dakwah adalah kewajiban para ula-ma. Padahal, Allah swt. berfirman, &#8220;Hai orang-orang yang beriman, jadilah kalian penolong (agama) Allah.”</p>
<p>18. Ketika Anda merasa resah dan takut tertimpa musi-bah; atau mendapat problem yang berat. Lalu Anda ti-dak bisa bersikap sabar dan berhati tegar. Anda kalut. Tubuh Anda gemetar. Wajah pucat. Ada rasa ingin lari dari kenyataan. Ketahuilah, iman Anda sedang diuji Allah. &#8220;Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: Kami telah beriman, sedang mereka belum diuji.&#8221; (Al-Ankabut:2)</p>
<p>Seharusnya seorang mukmin itu pribadi yang ajaib. Ji-wanya stabil. &#8220;Alangkah menakjubkannya kondisi orang yang beriman. Karena seluruh perkaranya adalah baik. Dan hal itu hanya terjadi bagi orang yang beriman, yaitu jika ia mendapatkan kesenangan maka ia bersyukur dan<br />
itu menjadi kebaikan baginya; dan jika ia tertimpa kesu-litan dia pun bersabar, maka hal itu menjadi kebaikan baginya.&#8221; (Muslim)</p>
<p>19. Ketika Anda senang berbantah-bantahan dan berde-bat. Padahal, perbuatan itu bisa membuat hati Anda ke-ras dan kaku. &#8220;Tidaklah segolongan orang menjadi ter-sesat sesudah ada petunjuk yang mereka berada pada petunjuk itu, kecuali jika mereka suka berbantah-bantahan.&#8221; (Shahihul Jami&#8217;, nomor 5633)</p>
<p>20. Ketika Anda bergantung pada keduniaan, menyibuk-kan diri dengan urusan dunia, dan merasa tenang de-ngan dunia. Orientasi Anda tidak lagi kepada kampung akhirat, tapi pada tahta, harta, dan wanita.<br />
Ingatlah, &#8220;Dunia itu penjara bagi orang yang beriman, dan dunia adalah surga bagi orang kafir.&#8221; (Muslim)</p>
<p>21. Ketika Anda senang mengucapkan dan mengguna-kan bahasa yang digunakan orang-orang yang tidak mencirikan keimanan ada dalam hatinya. Sehingga, tidak ada kutipan nash atau ucapan bermakna semisal<br />
itu dalam ucapan Anda.</p>
<p>Bukankah Allah swt. telah berfirman, &#8220;Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku: `Hendaklah mereka mengu-capkan perkataan yang lebih baik (benar). Sesungguh-nya setan itu menimbulkan perselisihan di antara me-reka. Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia&#8217;.&#8221; (Al-Israa&#8217;:53)</p>
<p>Seperti inilah seharusnya sikap seorang yang beriman. &#8220;Dan apabila mereka mendengar perkataan yang tidak bermanfaat, mereka berpaling daripadanya dan mereka berkata: `Bagi kami amal-amal kami dan bagimu amal-amalmu, kesejahteraan atas dirimu, kami tidak ingin bergaul dengan orang-orang jahil.&#8217;&#8221; (Al-Qashash:55)</p>
<p>Nabi saw. bersabda, &#8220;Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah berkata yang baik atau diam.&#8221; (Bukhari dan Muslim)</p>
<p><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">22. Ketika Anda berlebih-lebihan dalam masalah ma-kan-minum, berpakaian, bertempat tinggal, dan berken-daraan. Gandrung pada kemewahan yang tidak perlu. Sementara, begitu banyak orang sekeliling Anda sangat membutuhkan sedikit harta untuk menyambung hidup.</p>
<p></span></span></span></span></p>
<p> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ingat, Allah swt. telah mengingatkan hal ini, &#8220;Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (mema-suki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah ber-lebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai<br />
orang-orang yang berlebih-lebihan.&#8221; (Al-A&#8217;raf:31). </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Bahkan, Allah swt. menyebut orang-orang yang berle-bihan sebagai saudaranya setan. Karena itu Allah me-merintahkan kita untuk, &#8220;Dan berikanlah kepada kelu-arga-keluarga yang terdekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan, dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.&#8221; </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;"><br />
<span style="font-family:Times New Roman;">Rasulullah saw. bersabda, &#8220;Jauhilah hidup mewah, kare-na hamba-hamba Allah itu bukanlah orang-orang yang hidup mewah.&#8221; (Al-Silsilah Al-Shahihah, nomor 353).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<div style="border:black 1pt solid;padding:1pt 4pt;">
<p class="MsoBodyText" style="text-align:center;margin:0;padding:0;" align="center"><span style="font-size:18pt;font-family:Arial;">NASEHAT UTAMA<strong></strong></span></p>
</div>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:9pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>  </span></span></span></p>
<h4 style="text-align:center;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Arial;">&#8220;Seseorang harus cukup berani mengakui kesalah-an, cukup pintar untuk mengambil pelajaran dari kesalahan, dan cukup tangguh untuk bisa mengoreksi kesalahan.&#8221; </span></h4>
<h4 style="text-align:center;margin:0;"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;color:#000000;font-family:Arial;">John C Maxwell, pengusaha, pakar motivasi</span></h4>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0;"><span class="rvts10"><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Arial;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span class="rvts10"><strong><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Arial;">Harapan adalah doa dalam tindakan. Dia yang lupa berdoa tetapi bertindak, lebih berhak untuk berharap; daripada dia yang hanya berdoa tetapi tidak bertindak.</span></strong></span><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span> </span>(Mario Teguh)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Redaktur : Syarif Niskala – 08.595939.2020</span></strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mozaikcahaya.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mozaikcahaya.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mozaikcahaya.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mozaikcahaya.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mozaikcahaya.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mozaikcahaya.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mozaikcahaya.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mozaikcahaya.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mozaikcahaya.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mozaikcahaya.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mozaikcahaya.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mozaikcahaya.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mozaikcahaya.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mozaikcahaya.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mozaikcahaya.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mozaikcahaya.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mozaikcahaya.wordpress.com&amp;blog=3310653&amp;post=8&amp;subd=mozaikcahaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mozaikcahaya.wordpress.com/2008/05/19/edisi-06-08/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d56eaeeb57ec0cda1907b4883884f8c1?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mozaikcahaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Edisi 01-07</title>
		<link>http://mozaikcahaya.wordpress.com/2008/05/19/edisi-01-07/</link>
		<comments>http://mozaikcahaya.wordpress.com/2008/05/19/edisi-01-07/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 May 2008 08:41:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mozaikcahaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buletin]]></category>
		<category><![CDATA[aidh al qarni]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[kebaikan]]></category>
		<category><![CDATA[kejujuran]]></category>
		<category><![CDATA[kunci]]></category>
		<category><![CDATA[kurban]]></category>
		<category><![CDATA[masjid]]></category>
		<category><![CDATA[pengorbanan]]></category>
		<category><![CDATA[tahmid]]></category>
		<category><![CDATA[ulama]]></category>
		<category><![CDATA[umar bin abdul aziz]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mozaikcahaya.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[PENGANTAR   Mozaik An NUR disampaikan kepada seluruh jama’ah Masjid An NUR di lingkungan RW 10 Perum Griya Alam Sentosa sebagai salah satu sarana komunikasi dan tausiah dua arah antara Pengurus DKM dengan jama’ah masjid.   Edisi perdana ini meliputi profil pengurus inti pendiri awal DKM, hikmah dan pelajaran singkat dari ibadah seputar Hari Raya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mozaikcahaya.wordpress.com&amp;blog=3310653&amp;post=7&amp;subd=mozaikcahaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="border:black 1pt solid;padding:1pt 4pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;padding:0;" align="center"><strong><span style="font-size:18pt;font-family:Arial;">PENGANTAR</span></strong></p>
</div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Mozaik An NUR disampaikan kepada seluruh jama’ah Masjid An NUR di lingkungan RW 10 Perum Griya Alam Sentosa sebagai salah satu sarana komunikasi dan tausiah dua arah antara Pengurus DKM dengan jama’ah masjid.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Edisi perdana ini meliputi profil pengurus inti pendiri awal DKM, hikmah dan pelajaran singkat dari ibadah seputar Hari Raya Idhul Adha.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Selamat Bertafakur dan Bertakbir.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">&#8211;ooOOoo&#8211;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<div style="border:black 1pt solid;padding:1pt 4pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;padding:0;" align="center"><strong><span style="font-size:18pt;font-family:Arial;">HIKMAH</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;padding:0;" align="center"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Syaikh Dr. Aidh al Qarni</span></p>
</div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Kami pernah berkata kepada salah seorang ulama, yang mulia, para aulia.<span>  </span>Nasihatilah kami yang bisa membangkitkan jiwa.<span>  </span>Jiwa kami sedang sakit karena dosa. Sayap kami lunglai karena kesalahan.<span>  </span>Kami telah lama tenggelam dalam dosa.<span>  </span>Kami membangkang Allah Yang Maha Mengetahui yang ghaib. Hingga akhirnya hati kami menjadi kesat.</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ulama itu mengungkapkan nasihatnya:</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Wahai Ibnu Adam, kalian melakukan dosa tanpa penyesalan?<span>  </span>Sementara para nabi menangis, dan orang-orang shaleh mengeluh. Tapi kalian terus menerus melakukan dosa dan menganggap ringan dengan Allah Yang Maha Mencabut nyawa? Bagaimanakah engkau mampu bermain-main dengan neraka?<span>  </span>Bagaimanakah engkau bisa meremehkan Allah Yang Maha Memaksa?<span>  </span>Bagaimanakah engkau menganggap enteng Allah Yang Memberimu makan dan Memberimu minum, Yang menjadikanmu mampu berjalan dan menjadikanmu mampu duduk?<span>  </span>Tapi kemudian engkau bangkit dan bergerak melawan titah-Nya?<span>  </span>Padahal Kekuasaan-Nya sangat tinggi, Kemampuan-Nya tidak ada yang menandingi, Raja Diraja ini sangat mampu menghancurkanmu, Memendekkan usia kematianmu dan Memutus semua harapanmu?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Dimanakah pikiranmu wahai orang yang tertipu?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Apakah engkau lupa hari penyeberangan dan waktu melewati neraka?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Semua burung bisa jatuh tersungkur karena takutnya.<span>  </span>Seluruh yang keras menjadi lemah tak berdaya karena takut kepada-Nya.<span>  </span>Abu Bakar ra, ketakutannya menjadikan tubuhnya berbunyi seperti burung.<span>  </span>Dadanya bergemuruh seperti gelegak air.<span>  </span>Umar al Faruq ra jatuh tersungkur di atas tanah karena takut.<span>  </span>Ali bin Abi Thalib ra bertumpah air matanya karena berdzikir.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Umar bin Abdul Aziz ra pun dadanya bergemuruh karena tangis. Ia mengatakan, “Wahai kaumku.<span>  </span>Ingatlah waktu pagi di harimu.<span>  </span>Demi Allah, andai Al Quran ini datang kepada hamparan tanah, niscaya ia meledak.<span>  </span>Dan jika turun di atas batu, nscaya batu itu akan terpecah belah.<span>  </span>Tapi kalian membaca Al Quran sambil lalai dan santai.<span>  </span>Engkau tetap memikirkan tentang jabatan dan kedudukan.<span>  </span>Seolah malam demi malam tidak berguna bagimu.<span>  </span>Seolah perkataan tidak ada lagi manfaatnya untukmu.”<span>  </span>Engkau kubur orang-orang tua, kakek dan nenek. <span> </span>Lalu engkau kehilangan sanak saudara dan bahkan anak-anak.<span>  </span>Tapi engkau masih terus berlalu dalam pembangkangan.<span>  </span>Maha Suci Allah, mengapa engkau begitu tertipu dengan masa muda?<span>  </span>Engkau berhias dalam berpakaian, tapi engkau lupa saat dirimu ditimbun tanah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Engkau enggan berwudhu bila air menjadi dingin.<span>  </span>Sedangkan <em>Hanzalah</em> dimandikan Malaikat di langit.<span>  </span>Engkau melawan panggilan <em>hayya ‘alal falaah.</em><span>  </span>Sementara Mush’ab bin Umair mengajukan dadanya untuk tertembus tombak.<span>  </span>Ketahuilah, sungguh kematian memanggilmu ratusan kali setiap hari.<span>  </span>Demi Allah, andai dalam kayu ada hati, niscaya ia akan berteriak.<span>  </span>Jika pada batu ada nyawa, pasti akan merintih tangis.<span>  </span>Sungguh dahulu, mimbar Rasulullah yang mulia dan suci telah berteriak, mengeluh dan menangis saat ditinggal sang Nabi.<span>  </span>Tapi engkau tidak pernah menangis dan merintih.<span>  </span>Andai engkau sudah wafat, mungkin bisa dimaklumi.<span>  </span>Dan kami akan mengunjungi kuburmu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Tapi engkau masih hidup, makan dan minum!<span>  </span>Kemudian engkau bersenda gurau, bermain, menari dan menyanyi?!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Saat engkau dihempaskan tanpa alasan.<span>  </span>Maka infaqkanlah hartamu.<span>  </span>Periksalah amal-amalmu.<span>  </span>Timbanglah perkataanmu.<span>  </span>Perhatikanlah langkah-langkahmu.<span>  </span>Lihatlah aib dan kekurangan yang engkau tinggalkan. (Dikutip dari Tarbawi).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<div style="border:black 1pt solid;padding:1pt 4pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;padding:0;" align="center"><span style="font-size:18pt;font-family:Arial;">PROFIL</span></p>
</div>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Periode DKM<span>  </span>:<span>  </span>I (1996 – 2000)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Ketua<span>               </span>:<span>  </span>Bapak Sulkan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Bendahara<span>        </span>:<span>  </span>Bapak Asep Gunawan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Sekretaris<span>         </span>:<span>  </span>Bapak Ayi Mulyana</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Latar belakang :</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Masjid (awalnya mushala) An Nur pertama kali dibangun dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan sarana ibadah yang dekat dengan warga perumahan RW 10 yang kala itu masih sangat sedikit.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Harapan :</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">1.</span><span style="font:7pt;">      </span></span><span style="font-size:small;">Agar kepengurusan sekarang mampu menyelesaikan permasalahan terkait status lahan dengan cara yang baik sesuai aturan yang berlaku.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;margin:0 0 0 18pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span><span style="font-size:small;">2.</span><span style="font:7pt;">      </span></span><span style="font-size:small;">Agar pembangunan secara fisik tidak diprioritaskan terlebih dahulu.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<div style="border:black 1pt solid;padding:1pt 4pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;padding:0;" align="center"><span style="font-size:18pt;font-family:Arial;">TUJUH KUNCI KEBAIKAN</span></p>
</div>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">“Barang siapa yang memelihara tujuh perkara, maka ia akan menjadi orang yang mulia disisi Allah dan dihadapan malaikat.<span>  </span>Allah akan meng-ampuni dosanya meski seperti buih di lautan.<span>  </span>Ia akan merasakan nikmatnya melaksanakan ketaatan.<span>  </span>Dan hidup matinya akan berada dalam kebaikan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Pertama, membaca <strong><em>basmalah</em></strong> setiap akan memulai sesuatu,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kedua, membaca <strong><em>hamdalah</em></strong> setiap kali selesai mengerjakan sesuatu,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Ketiga, membaca <strong><em>istighfar</em></strong> setiap kali melakukan sesuatu yang tidak bermanfaat,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Keempat, mengucapkan insya Allah setiap kali berjanji melakukan sesuatu,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kelima, mengucapkan <strong><em>hauqalah</em></strong> setiap kali menemukan yang tidak disenangi,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Keenam, mengucapkan <strong><em>istirja’</em></strong> setiap kali tertimpa musibah, dan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Ketujuh, banyak membaca <strong><em>syahadah</em></strong>, baik siang maupun malam hari.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">(<em>Al Faqih Abu Laits rahimahullah</em>)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<div style="border:black 1pt solid;padding:1pt 4pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;padding:0;" align="center"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong>Lima</strong><strong> isyarat dari pelaksanaan Ibadah Haji untuk pembangunan masyarakat yang kokoh.</strong></span></span></p>
</div>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Berbaik sangka pada Allah</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Nabi Ibrahim As dan Siti Hajar telah meneladankan sikap yang sangat positif terhadap Allah Swt.<span>  </span>Nabi Ibrahim As diperintahkan untuk mengungsikan Hajar dan putranya bayi Ismail ke Mekah, padang tandus dan sunyi.<span>  </span>Tidak ada kehidupan, tidak ada manusia (apatah lagi masyarakat), tumbuh-tumbuhan, binatang bahkan air sekalipun. Begitu pula saat perintah mengurbankan Ismail remaja.<span>  </span>Keluarga ini tidak memiliki sudut pandang negatif terhadap perintah Allah Swt, selain melihat sisi baiknya, yaitu ketaatan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Disiplin dalam bersyariat</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Ibadah haji dan kurban adalah pelaksanaan dari salah satu syariat Allah Swt.<span>  </span>Seorang muslim harus menunjukkan kedisiplinannya untuk menjalani kehidupan yang sesuai dengan syariat, hukum atau undang-undang Allah Swt.<span>  </span>Disiplin dalam bersyariat akan membuat seorang muslim tidak tergoyahkan oleh komentar-komentar negatif dari kaum kafir, fasiq, munafiq atau mereka yang berhaluan liberal.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Kejujuran</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Seluruh peribadatan mendidik kita untuk menjadi orang yang jujur, yaitu orang yang setia pada kebenaran.<span>  </span>Kejujuran adalah pangkal kebaikan.<span>  </span>Padahal kebaikan adalah kunci meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Gerakan dinamis perbaikan</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Ibadah haji adalah ibadah yang memiliki unsur mobilitas paling dinamis dan menyeluruh.<span>  </span>Tidak hanya gerakan fisik, melainkan juga gerakan massa.<span>  </span>Gerakan massa dalam thawaf, sa’i, wuquf, melontar jumrah adalah wujud gerakan masyarakat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pengorbanan</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Idul Adha adalah hari raya kurban.<span>  </span>Sebuah hari raya yang dikhususkan untuk menggoreskan kembali ruh berkorban, bahkan dengan simbol darah dan nyawa, untuk mendekatkan diri pada Allah Swt.<span>  </span>Ini juga pembelajaran yang penting, bahwa mendekatkan diri kepada Allah Swt adalah prioritas tertinggi dan terbaik, yang disimbolkan dengan darah dan nyawa – untuk mengingatkan kita pada kualitas tertinggi ketaatan pada-Nya, yaitu berjihad dengan berkubang darah hatta meregang nyawa. <span> </span>Itu lah setinggi-tingginya ibadah, yaitu mempertaruhkan jiwa untuk kemuliaan tempat disisi Yang Maha Mulia kelak.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">&#8212;oooOOOooo&#8212;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<div style="border:black 1pt solid;padding:1pt 4pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;padding:0;" align="center"><strong><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">SEGENAP DKM AN NUR MENGUCAPKAN:</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;padding:0;" align="center"><strong><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;padding:0;" align="center"><strong><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">SELAMAT</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;padding:0;" align="center"><strong><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">HARI RAYA IDUL ADHA</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;padding:0;" align="center"><strong><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">HARI RAYA KURBAN 1428 H.</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;padding:0;" align="center"><strong><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;padding:0;" align="center"><strong><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Semoga Allah Swt merahmati kehidupan kita dengan kemuliaan bersemangat dalam memperjuangkan tegaknya harga diri dan kehidupan Islami,</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;padding:0;" align="center"><strong><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;padding:0;" align="center"><strong><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Salam Takdziem</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;padding:0;" align="center"><strong><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Ustadz Tahmid</span></span></strong></p>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mozaikcahaya.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mozaikcahaya.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mozaikcahaya.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mozaikcahaya.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mozaikcahaya.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mozaikcahaya.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mozaikcahaya.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mozaikcahaya.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mozaikcahaya.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mozaikcahaya.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mozaikcahaya.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mozaikcahaya.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mozaikcahaya.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mozaikcahaya.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mozaikcahaya.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mozaikcahaya.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mozaikcahaya.wordpress.com&amp;blog=3310653&amp;post=7&amp;subd=mozaikcahaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mozaikcahaya.wordpress.com/2008/05/19/edisi-01-07/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d56eaeeb57ec0cda1907b4883884f8c1?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mozaikcahaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Edisi 05-08</title>
		<link>http://mozaikcahaya.wordpress.com/2008/05/19/edisi-05-08/</link>
		<comments>http://mozaikcahaya.wordpress.com/2008/05/19/edisi-05-08/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 May 2008 08:32:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mozaikcahaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buletin]]></category>
		<category><![CDATA[ajaib]]></category>
		<category><![CDATA[iman]]></category>
		<category><![CDATA[lengkungan]]></category>
		<category><![CDATA[leonardo da vinci]]></category>
		<category><![CDATA[mahatma gandhi]]></category>
		<category><![CDATA[mario teguh]]></category>
		<category><![CDATA[masjid]]></category>
		<category><![CDATA[senyuman]]></category>
		<category><![CDATA[syarif niskala]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mozaikcahaya.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[PENGANTAR   Mozaik An NUR disampaikan kepada seluruh jama’ah Masjid An NUR di lingkungan RW 10 Perum Griya Alam Sentosa sebagai salah satu sarana komunikasi dan tausiah dua arah antara Pengurus DKM dengan jama’ah masjid. &#8211;ooOOoo&#8211;   22 Tanda Iman Sedang Lemah Oleh: Mochamad Bugi (da’watuna.com) Ada beberapa tanda-tanda yang menunjukkan iman sedang lemah. Setidaknya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mozaikcahaya.wordpress.com&amp;blog=3310653&amp;post=6&amp;subd=mozaikcahaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="border:black 1pt solid;padding:1pt 4pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;padding:0;" align="center"><strong><span style="font-size:18pt;font-family:Arial;">PENGANTAR</span></strong></p>
</div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Mozaik An NUR disampaikan kepada seluruh jama’ah Masjid An NUR di lingkungan RW 10 Perum Griya Alam Sentosa sebagai salah satu sarana komunikasi dan tausiah dua arah antara Pengurus DKM dengan jama’ah masjid.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">&#8211;ooOOoo&#8211;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<div style="border:black 1pt solid;padding:1pt 4pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;padding:0;" align="center"><strong><span style="font-size:17pt;font-family:Arial;">22 Tanda Iman Sedang Lemah</span></strong></p>
</div>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0;">
<div class="MsoBodyText" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Oleh: Mochamad Bugi (da’watuna.com)</span></span></div>
<p><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ada beberapa tanda-tanda yang menunjukkan iman sedang lemah. Setidaknya ada 22 tanda sebagai berikut.</p>
<p><strong>1. </strong>Ketika Anda sedang melakukan kedurhakaan atau dosa. Hati-hatilah! Sebab, perbuatan dosa jika dilakukan berkali-kali akan menjadi kebiasaan. Jika sudah menjadi kebiasaan, maka segala keburukan dosa akan hilang dari penglihatan Anda. Akibatnya, Anda akan berani mela-kukan perbuatan dosa secara terang-terangan.</p>
<p>Ketahuilah, Rasululllah Saw. pernah bersabda, <em>&#8220;Setiap umatku mendapatkan perindungan afiat kecuali orang-orang yang terang-terangan. Dan, sesungguhnya ter-masuk perbuatan terang-terangan jika seseorang mela-kukan suatu perbuatan pada malam hari, kemudian dia berada pada pagi hari padahal Allah telah menutupi-nya, namun dia berkata, `Hai fulan, tadi malam aku telah berbuat begini dan begini,&#8217; padahal sebelum itu Rabb-nya telah menutupi, namun kemudian dia menyibak sendiri apa yang telah ditutupi Allah dari dirinya.&#8221;</em> (Bukhari, 10/486)</p>
<p>Rasulullah Saw. bersabda, <em>&#8220;Tidak ada pezina yang di saat berzina dalam keadaan beriman. Tidak ada pen-curi yang si saat mencuri dalam keadaan beriman. Begitu pula tidak ada peminum arak di saat meminum dalam keadaan beriman.&#8221;</em> (Bukhari, hadits nomor 2295 dan Muslim, hadits nomor 86)</p>
<p><strong>2. </strong>Ketika hati Anda terasa begitu keras dan kaku. Sampai-sampai menyaksikan orang mati terkujur kaku pun tidak bisa memperlunak hati Anda. Bahkan, ketika ikut mengangkat si mayit dan menguruknya dengan tanah. Hati-hatilah! Jangan sampai Anda masuk ke dalam ayat ini, &#8220;Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi.&#8221; (QS 2:74)</p>
<p><strong>3.</strong> Ketika Anda tidak tekun dalam beribadah.</p>
<p></span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0;">
<div class="MsoBodyText" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Tidak khusyuk dalam shalat. Tidak menyimak dalam membaca Al-Qur&#8217;an. Melamun dalam doa. Semua dilakukan sebagai rutinitas dan refleksi hafal karena kebiasaan saja. Tidak berkonsentrasi sama sekali. Beribadah tanpa ruh. Ketahuilah! Rasulullah Saw. berkata, <em>&#8220;Tidak akan diterima doa dari hati yang lalai dan main-main.&#8221;</em> (Tirmidzi, hadits nomor 3479)</span></span></div>
<p><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong>4.</strong> Ketika Anda terasas malas untuk melakukan ketaatan dan ibadah. Bahkan, meremehkannya.</p>
<p></span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Tidak memperhatikan shalat di awal waktu. Mengerjakan shalat ketika injury time, waktu shalat sudah mau habis.<br />
Menunda-nunda pergi haji padahal kesehatan, waktu, dan biaya ada.<br />
Menunda-nunda pergi shalat Jum&#8217;at dan lebih suka barisan shalat yang paling belakang. Waspadalah jika Anda berprinsip, datang paling belakangan, pulang paling duluan.</span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0;">
<div class="MsoBodyText" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ketahuilah, Rasulullah Saw. bersabda, <em>&#8220;Masih ada saja segolongan orang yang menunda-nunda mengikuti shaff pertama, sehingga Allah pun menunda keberadaan mereka di dalam neraka.&#8221;</em> (Abu Daud, hadits no. 679)</span></span></div>
<p><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Allah swt. menyebut sifat malas seperti itu sebagai sifat orang-orang munafik. &#8220;Dan, apabila mereka berdiri untuk shalat, mereka berdiri dengan malas.&#8221;</p>
<p>Jadi, hati-hatilah jika Anda merasa malas melakukan ibadah-ibadah rawatib, tidak antusias melakukan shalat malam, tidak bersegera ke masjid ketika mendengar panggilan azan, enggan mengerjakan shalat dhuha dan shalat nafilah lainnya, atau mengentar-entarkan utang puasa Ramadhan.</p>
<p><strong>5.</strong> Ketika hati Anda tidak merasa lapang.</p>
<p></span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Dada terasa sesak, perangai berubah, merasa sumpek dengan tingkah laku orang di sekitar Anda. Suka<br />
memperkarakan hal-hal kecil lagi remeh-temeh. </span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0;">
<div class="MsoBodyText" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ketahuilah, Rasulullah Saw. berkata, <em>&#8220;Iman itu adalah kesabaran dan kelapangan hati.&#8221; </em>(As-Silsilah Ash-Shahihah, nomor 554)</span></span></div>
<p><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong>6.</strong> Ketika tidak tersentuh oleh kandungan Al-Qur&#8217;an.<br />
Tidak bergembira ayat-ayat yang berisi janji-janji Allah. Tidak takut dengan ayat-ayat ancaman.</p>
<p></span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Tidak sigap kala mendengar ayat-ayat perintah.</span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Biasa saja saat membaca ayat-ayat pensifatan kiamat dan neraka.</span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0;">
<div class="MsoBodyText" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Hati-hatilah, jika Anda merasa bosan dan malas untuk<br />
mendengarkan atau membaca Al-Qur&#8217;an. Jangan sampai Anda membuka mushhaf, tapi di saat yang sama melalaikan isinya.</span></span></div>
<p><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ketahuilah, Allah swt. berfirman, &#8220;Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila dise-but nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila di-bacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.&#8221; (Al-Anfal:2)</p>
<p><strong>7.</strong> Ketika Anda melalaikan Allah dalam hal berdzikir dan berdoa kepada-Nya.</p>
<p></span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Sehingga Anda merasa berdzikir adalah pekerjaan yang paling berat.</span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0;">
<div class="MsoBodyText" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Jika mengangkat tangan untuk berdoa, secepat itu pula<br />
Anda menangkupkan tangan dan menyudahinya. Hati-hatilah! Jika hal ini telah menjadi karakter Anda. Sebab, Allah telah mensifati orang-orang munafik dengan firman-Nya, </span><span style="font-family:Times New Roman;"><em>&#8220;Dan, mereka tidak menyebut Allah kecuali<br />
hanya sedikit sekali.&#8221;</em> (An-Nisa:142)</span></span></div>
<p><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong>8. </strong>Ketika Anda tidak merasa marah ketika menyaksikan dengan mata kepala sendiri pelanggaran terhadap hal-hal yang diharamkan Allah.<br />
Ghirah Anda padam. Anggota tubuh Anda tidak terge-rak untuk melakukan nahyi munkar. Bahkan, raut muka Anda pun tidak berubah sama sekali.</p>
<p>Ketahuilah, Rasulullah Saw. bersabda, <em>&#8220;Apabila dosa dikerjakan di bumi, maka orang yang menyaksikannya dan dia membencinya -dan kadang beliau mengucap-kan: mengingkarinya–, maka dia seperti orang yang tidak menyaksikannya. Dan, siapa yang tidak menyaksi-kannya dan dia ridha terhadap dosa itu dan dia pun ridha kepadanya, maka dia seperti orang yang menyaksikan-nya.&#8221;</em> (Abu Daud, hadits nomor 4345).</p>
<p>Ingatlah, pesan Rasulullah Saw. ini, <em>&#8220;Barangsiapa di antara kalian yang melihat kemungkaran, maka hen-daklah ia mengubah kemungkaran itu dengan tangan-nya. Jika tidak mampu, maka dengan lisannya. Kalau tidak sanggup, maka dengan hatinya, dan ini adalah selemah-lemahnya iman.</em>&#8221; (Bukhari, 903; Muslim, 70)<br />
<strong><em>(bersambung ke edisi selanjutnya)</em></strong></p>
<p></span></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<div style="border:black 1pt solid;padding:1pt 4pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;padding:0;" align="center"><strong><span style="font-size:16pt;font-family:Arial;">Sebuah Lengkungan Ajaib</span></strong></p>
</div>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:20pt;text-align:justify;margin:0 15pt;"><span style="color:#000066;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;">
<div class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Akhir-akhir ini, semakin sering saya mendengar sebuah <em>kelakar &#8216;saat ini, segala sesuatu mahal, bahkan senyum sekali pun&#8217;</em>. Sebuah frasa satir yang penuh kritik. Tetapi, memang selalu ada kekuatan dibalik sebuah kelakar lucu, seperti yang dikatakan oleh Robin William bahwa lelucon adalah ungkapan sikap optimis.</span></span></div>
<p><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"></p>
<div><span style="font-family:Times New Roman;"><strong>Senyuman yang sebenarnya adalah lengkungan bibir yang penuh<br />
</strong><br />
Senyuman adalah bentuk terindah bahasa tubuh yang dapat dinikmati orang lain dari sebuah pribadi hati yang merona bahagia. Senyuman, juga adalah ekspresi jiwa yang terbebas dari keburukan. Walau ada istilah senyum kecut, senyum penuh misteri &#8211; senyum monalisa, senyum menggoda, senyum mengejek; itu semua sebenarnya tidak dapat dikatakan sebagai sebuah senyuman, melainkan hanya lengkungan bibir yang tidak penuh. Karena senyuman yang sebenarnya adalah lengkungan bibir yang penuh. Dan hanya karena ketulusan lah, sebuah lengkungan bibir dapat mencapai bentuk sempurnanya.</span></div>
<p></span><span style="font-family:Times New Roman;"></p>
<div><span style="font-family:Times New Roman;"><strong>Uang ditukarkan dengan barang atau jasa, senyuman ditukarkan dengan rasa jiwa<br />
</strong><br />
Jika kita membutuhkan barang atau jasa dari seseorang, kita harus menukarkannya dengan uang &#8211; karena metoda barter sudah lama tidak populer. Tetapi jika kita, Anda dan saya, ingin membeli perasaan seseorang, hanya bisa menawarnya pertama kali dengan down payment sebuah senyuman.</span></div>
<p></span><span style="font-family:Times New Roman;">Senyuman juga memiliki kelebihan terbaiknya dalam hal tukar menukar, karena dia satu-satunya alat tukar di dunia yang dapat diterima semua bangsa. Sebuah alat tukar yang tidak pernah mengalami inflasi, depresiasi apatah lagi politisasi. Karena senyuman adalah bentuk terbaik dan paling sederhana dari hegemoni universalitas.</p>
<p><strong>Senyuman adalah sebuah lengkungan yang meluruskan segala sesuatunya </strong>(Phyllis Diller)</p>
<p>Banyak sekali kesulitan, masalah, kekeliruan, kegundahan, kekacauan atau keburukan yang dapat diwakilkan pada bentuk-bentuk garis yang melengkung. Kita seringkali melukiskan kompleksitas permasalahan yang tinggi dengan garis yang melengkung tak beraturan menyerupai benang kusut. Dan seperti yang sering kita alami atau temukan bersama, sebuah senyuman benar-benar dapat menjadi pemungkin lurusnya garis-garis itu. Dia adalah lengkungan yang ajaib. Bukankah telah sampai pada kita, kisah-kisah pelayanan yang tulus menjadi penyebab selasainya keluhan-keluhan pelayanan publik, bahkan tidak jarang yang selesai sebelum sampai pada titik permasalahan yang sebenarnya.</p>
<p>Tetapi juga mohon diingat, seringkali lengkungan tidak penuh (cemberut, muka masam, tidak ramah, tidak tulus, jutek) yang mengundang permasalahan muncul, membesar bahkan menambah akut.</p>
<p>Jika kamu tidak menggunakan senyumanmu, kamu seperti orang yang memiliki tabungan satu juta dollar, tetapi tidak mempunyai buku cek untuk mengambilnya (Les Giblin)</p>
<p></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;">
<div class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Maka, tersenyumlah. Karena senyum adalah bentuk termudah berbagi dengan sesama.</span></span></strong></div>
<p><strong><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">Sudah sampaikah berita dari langit kepada Anda, bahwa senyum adalah sebuah kemuliaan?</p>
<p></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center">
<div class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;"><em><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;">(sumber : syarifniskala.wordpress.com)</span></span></em></div>
<p><em><span style="font-size:11pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </p>
<p></span></span></em></p>
<div style="border:black 1pt solid;padding:1pt 4pt;">
<p class="MsoBodyText" style="text-align:center;margin:0;padding:0;" align="center"><span style="font-size:18pt;font-family:Arial;">NASEHAT UTAMA<strong></strong></span></p>
</div>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:9pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span>  </span></span></span></p>
<h4 style="text-align:center;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Arial;">Mengetahui saja tidak cukup, kita harus mengaplikasikannya. Kehendak saja tidak cukup, kita harus mewujudkannya dalam aksi </span></h4>
<h4 style="text-align:center;margin:0;"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;color:#000000;font-family:Arial;">(Leonardo da Vinci 1452-1519), </span></h4>
<p class="MsoBodyText" style="margin:0;"><span class="rvts10"><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Arial;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Arial;">&#8220;Harta sejati adalah kesehatan, bukan emas dan perak.&#8221; </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:10pt;color:#000000;font-family:Arial;">Mahatma Gandhi (1869-1948)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Untuk mencapai keberhasilan tidak harus dengan cara mengabaikan keinginan-keinginan besar,.tetapi dengan mengarahkan dengan tepat. Itu lebih penting daripada memiliki keinginan menggebu-gebu tetapi tidak terarah</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">(Mario Teguh)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Redaktur : Syarif Niskala – 08.595939.2020</span></strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mozaikcahaya.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mozaikcahaya.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mozaikcahaya.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mozaikcahaya.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mozaikcahaya.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mozaikcahaya.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mozaikcahaya.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mozaikcahaya.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mozaikcahaya.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mozaikcahaya.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mozaikcahaya.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mozaikcahaya.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mozaikcahaya.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mozaikcahaya.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mozaikcahaya.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mozaikcahaya.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mozaikcahaya.wordpress.com&amp;blog=3310653&amp;post=6&amp;subd=mozaikcahaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mozaikcahaya.wordpress.com/2008/05/19/edisi-05-08/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d56eaeeb57ec0cda1907b4883884f8c1?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mozaikcahaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Edisi 02-08</title>
		<link>http://mozaikcahaya.wordpress.com/2008/03/29/edisi-02-08/</link>
		<comments>http://mozaikcahaya.wordpress.com/2008/03/29/edisi-02-08/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Mar 2008 05:49:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mozaikcahaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buletin]]></category>
		<category><![CDATA[asyura]]></category>
		<category><![CDATA[dkm]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[kebaikan]]></category>
		<category><![CDATA[mario teguh]]></category>
		<category><![CDATA[masjid]]></category>
		<category><![CDATA[muharam]]></category>
		<category><![CDATA[nur]]></category>
		<category><![CDATA[panitia]]></category>
		<category><![CDATA[syarif niskala]]></category>
		<category><![CDATA[tahun baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mozaikcahaya.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[TELAAH Muharram adalah bulan di mana umat Islam meng-awali tahun kalender Hijriah berdasarkan peredaran bulan. Muharram menjadi salah satu dari empat bulan suci yang tersebut dalam Al-Quran. &#8220;Jumlah bulan menurut Allah Swt adalah dua belas bulan, tersebut dalam Kitab Allah Swt pada hari Dia menciptakan langit dan bumi. Di antara kedua belas bulan itu ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mozaikcahaya.wordpress.com&amp;blog=3310653&amp;post=5&amp;subd=mozaikcahaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="border:black 1pt solid;padding:1pt 4pt;"><b><span style="font-size:18pt;font-family:Arial;">TELAAH</span></b></div>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Muharram adalah bulan di mana umat Islam meng-awali tahun kalender Hijriah berdasarkan peredaran bulan. Muharram menjadi salah satu dari empat bulan suci yang tersebut dalam Al-Quran. &#8220;Jumlah bulan menurut Allah Swt adalah dua belas bulan, tersebut dalam Kitab Allah Swt pada hari Dia menciptakan langit dan bumi. Di antara kedua belas bulan itu ada empat bulan yang disucikan.&#8221; </font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoBodyText"><font face="Times New Roman">Keempat bulan itu adalah, Zulqaidah, Zulhijjah, Muharram dan Rajab. Semua ahli tafsir Al-Quran sepakat dengan hal ini karena Rasululullah Saw dalam haji kesempatan haji terakhirnya mendekla-rasikan, &#8220;Satu tahun terdiri dari dua belas bulan, empat di antaranya adalah bulan suci. Tiga di antaranya berurutan yaitu Zulqaidah, Zulhijjah, Muharram dan ke empat adalah bulan Rajab.&#8221;</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoBodyText"><font face="Times New Roman">Selain keempat bulan khusus itu, bukan berarti bulan-bulan lainnya tidak memiliki keutamaan, karena masih ada bulan Ramadhan yang diakui sebagai bulan paling suci dalam satu satu tahun.</font></p>
<p><span style="font-size:10pt;"><font face="Times New Roman"><span> </span></font></span><b><font face="Times New Roman">Keutamaan Bulan Muharram</font></b></p>
<p style="margin:0;" class="MsoBodyText"><font face="Times New Roman">Nabi Muhammad Saw bersabda, &#8220;Ibadah puasa yang paling baik setelah puasa Ramadhan adalah berpuasa di bulan Muharram.&#8221;</font></p>
<p><font face="Times New Roman">Meski puasa di bulan Muharram bukan puasa wajib, tapi mereka yang berpuasa pada bulan Muharram akan mendapatkan pahala yang besar dari Allah Swt. Khususnya pada tanggal 10 Muharram yang dikenal dengan hari <i>&#8216;Asyura.</i></font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoBodyText"><font face="Times New Roman">Ibnu Abbas mengatakan, ketika Nabi Muhammad Saw hijrah dari Makkah ke Madinah, beliau men-jumpai orang-orang Yahudi di Madinah biasa berpuasa pada tanggal 10 Muharram. Menurut orang-orang Yahudi itu, tanggal 10 Muharram bertepatan dengan hari ketika Nabi Musa dan pengikutnya diselamatkan dari kejaran bala tentara Firaun dengan melewati Laut Merah, sementara Firaun dan tentaranya tewas tenggelam.</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoBodyText"><font face="Times New Roman">Mendengar hal ini, Nabi Muhammad Saw menga-takan, &#8220;Kami lebih dekat hubungannya dengan Musa daripada kalian&#8221; dan langsung menyarankan agar umat Islam berpuasa pada hari &#8216;Asyura. Bah-kan dalam sejumlah tradisi umat Islam, pada awal-nya berpuasa pada hari &#8216;Asyura diwajibkan. Kemu-dian, puasa bulan Ramadhanlah yang diwajibkan sementara puasa pada hari &#8216;Asyura disunahkan.</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoBodyText"><font face="Times New Roman">Dikisahkan bahwa Aisyah mengatakan, &#8220;Ketika Rasullullah Saw tiba di Madinah, ia berpuasa pada hari &#8216;Asyura dan memerintahkan umatnya untuk berpuasa. Tapi ketika puasa bulan Ramadhan menjadi puasa wajib, kewajiban berpuasa itu diba-tasi pada bulan Ramadhan saja dan kewajiban pua-sa pada hari &#8216;Asyura dihilangkan. Umat Islam boleh berpuasa pada hari itu jika dia mau atau boleh juga tidak berpuasa, jika ia mau.&#8221; Namun, Rasulullah Saw biasa berpuasa pada hari &#8216;Asyura bahkan sete-lah melaksanakan puasa wajib di bulan Ramadhan.</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoBodyText"><font face="Times New Roman">Abdullah Ibn Mas&#8217;ud mengatakan, &#8220;Nabi Muhammad Saw lebih memilih berpuasa pada hari &#8216;Asyura dibandingkan hari lainnya dan lebih memilih berpuasa Ramadhan dibandingkan puasa &#8216;Asyura.&#8221; (HR Bukhari dan Muslim). Pendek kata, disebutkan dalam sejumlah hadits bahwa puasa di hari &#8216;Asyura hukumnya sunnah. Beberapa hadits menyarankan agar puasa hari &#8216;Asyura diikuti oleh puasa satu hari sebelum atau sesudah puasa hari &#8216;Asyura. Alasannya, seperti diungkapkan oleh Nabi Muhammad Saw, orang Yahudi hanya berpuasa pa-da hari &#8216;Asyura saja dan Rasulullah Saw ingin membedakan puasa umat Islam dengan puasa orang Yahudi. Oleh sebab itu ia menyarankan umat Islam berpuasa pada hari &#8216;Asyura ditambah puasa satu hari sebelumnya atau satu hari sesudahnya (tanggal 9 dan 10 atau tanggal 10 dan 11 Muharram).</font></p>
<p><b><span style="font-size:10pt;"><font face="Times New Roman"> </font></span></b><b><font face="Times New Roman">Legenda dan Mitos Hari &#8216;Asyura</font></b></p>
<p style="margin:0;" class="MsoBodyText"><font face="Times New Roman">Meski demikian banyak legenda dari salah penger-tian yang terjadi di kalangan umat Islam menyang-kut hari &#8216;Asyura, meskipun tidak ada sumber oten-tiknya dalam Islam. Beberapa hal yang masih men-jadi keyakinan di kalangan umat Islam adalah le-genda bahwa pada hari &#8216;Asyura Nabi Adam As diciptakan, pada hari &#8216;Asyura Nabi Ibrahim As dilahirkan, pada hari &#8216;Asyura. Allah Swt menerima tobat Nabi Ibrahim As, pada hari &#8216;Asyura. Kiamat akan terjadi dan siapa yang mandi pada hari &#8216;Asyura diyakini tidak akan mudah terkena penyakit. Semua legenda itu sama sekali tidak ada dasarnya dalam Islam. Begitu juga dengan keyakinan bahwa disunnahkan<span>  </span>menyiapkan makanan khusus di hari Asyura.</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoBodyText"><font face="Times New Roman">Sejumlah umat Islam mengaitkan kesucian hari &#8216;Asyura dengan kematian cucu Nabi Muhmmad Saw, Husain saat berperang melawan tentara Suriah. Kematian Husain memang salah satu peristiwa tragis dalam sejarah Islam. Namun kesucian hari &#8216;Asyura tidak bisa dikaitkan dengan peristiwa ini dengan alasan yang sederhana bahwa kesucian hari &#8216;Asyura sudah ditegakkan sejak zaman Nabi Muhammad Saw jauh sebelum kelahiran Sayidina Husain. Sebaliknya, adalah kemuliaan bagi Husain yang kematiannya dalam pertempuran itu bersamaan dengan hari &#8216;Asyura.</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoBodyText"><font face="Times New Roman">Anggapan-anggapan yang salah lainnya tentang bulan Muharram adalah kepercayaan bahwa bulan Muharram adalah bulan yang tidak membawa keberuntungan, karena Husain terbunuh pada bulan itu. Akibat adanya anggapan yang salah ini, banyak umat Islam yang tidak melaksanakan pernikahan pada bulan Muharram dan melakukan upacara khusus sebagai tanda ikut berduka atas tewasnya Husain dalam peperangan di Karbala, apalagi disertai dengan ritual merobek-robek baju atau memukuli dada sendiri.</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoBodyText"><font face="Times New Roman">Nabi Muhammad Saw sangat melarang umatnya melakukan upacara duka meninggalnya seseorang dengan cara seperti itu, karena tindakan itu adalah warisan orang-orang pada zaman jahiliyah.</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoBodyText"><font face="Times New Roman">Rasulullah Saw bersabda, &#8220;Bukanlah termasuk umatku yang memukuli dadanya, merobek bajunya dan menangis seperti orang-orang zaman jahiliyah.</font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoBodyText"><font face="Times New Roman">(Tarmizi-ln/Islamicity-Dikutip dari Eramuslim).</font></p>
<p><font face="Times New Roman"> </font><font face="Times New Roman"> </font></p>
<div style="border:black 1pt solid;padding:1pt 4pt;"><span style="font-size:18pt;font-family:Arial;">TUJUH KUNCI KEBAIKAN</span></div>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="line-height:12pt;margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Ibrahim bin Adham, salah seorang tokoh spiritual dan ulama terkenal dengan nasihat dan petuahnya yang hidup abad 3 H, sering didatangi oleh para tamu yang shalih.</font></p>
<p><font face="Times New Roman"><span style="font-size:10pt;"><span>  </span></span><br />
&#8220;Tuan-tuan Syaikh yang sangat saya hormati,&#8221; kata Ibrahim membuka pembicaraan, &#8220;Bimbinglah aku hingga aku bisa takut kepada Allah Swt seperti takutnya kalian kepada-Nya.&#8221;<br />
<span style="font-size:10pt;"><span>  </span></span><br />
&#8220;Wahai Ibrahim! Ada tujuh perkara yang harus senantiasa kau ingat dan kau amalkan dalam usahamu mendekatkan diri kepada Allah Swt,&#8221; nasihat para tamu tersebut.<br />
<span style="font-size:8pt;"><span>  </span></span><br />
<b>Pertama</b>, orang yang banyak bicara tanpa manfaat, jangan terlalu banyak berharap bisa memperoleh hati yang terjaga dan jiwa yang bersih. Biasanya<br />
orang yang banyak bicara adalah orang yang sedikit akalnya.<br />
<span style="font-size:8pt;"><span>  </span></span><br />
<b>Kedua</b>, orang yang banyak makan, jangan banyak berharap akan memperoleh ilmu dan hikmah. Perut yang kekenyangan akan menyebabkan kemalasan dan pikiran menjadi tumpul.<br />
<span style="font-size:10pt;"><span>  </span></span></font></p>
<p style="line-height:12pt;margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman"><b>Ketiga</b>, orang yang banyak menghabiskan waktunya untuk duduk-duduk dengan manusia lain, jangan banyak berharap akan memperoleh manisnya rasa beribadah kepada Allah Swt. Ia hanya bisa menggunjing dan membicarakan kekurangan orang lain, sementara kekurangannya sendiri ditutup-tutupi.<br />
<span style="font-size:10pt;"><span>  </span></span><br />
<b>Keempat,</b> orang yang terlalu cinta kepada dunia, jangan banyak berharap akan bisa memperoleh kematian yang tenang pada akhir hayatnya. Ia lebih memikirkan dunianya dari pada akheratnya.<br />
<span style="font-size:10pt;"><span>  </span></span><br />
<b>Kelima,</b> orang yang jahil dalam ilmu pengetahuan, jangan banyak berharap akan memperoleh hati yang senantiasa terjaga. Ia berbuat sesuatu didasari<br />
kebodohan dan nafsu belaka.<br />
<span style="font-size:10pt;"><span>  </span></span><br />
<b>Keenam,</b> orang yang memilih bersahabat dengan orang dzalim, jangan banyak berharap bisa memperoleh istiqamah dan keteguhan hati serta kemantapan dalam menjalankan kewajiban agamanya. Ia tidak punya pendirian dan selalu<br />
terpengaruh oleh mereka.<br />
<span style="font-size:10pt;"><span>  </span></span><br />
<b>Ketujuh,</b> orang yang mencari keridhaan manusia, jangan banyak berharap akan bisa memperoleh keridhaan Allah Swt. Ia rendahkan diri di hadapan sesama manusia sementara kepada Allah Swt ia congkak dan tidak patuh.&#8221;</font></p>
<p style="line-height:12pt;margin:0;" class="MsoBodyText"><font face="Times New Roman"><span style="font-size:10pt;"><span>  </span></span><br />
Ibrahim tepekur dan tertunduk penuh kekhusyukan mendengarkan nasihat itu.</font></p>
<p><font face="Times New Roman"> </font><font face="Times New Roman"> </font></p>
<div style="border:black 1pt solid;padding:1pt 4pt;"><b><span style="font-family:Arial;"> </span></b><b><span style="font-family:Arial;">SEGENAP PENGURUS DKM AN NUR MENGUCAPKAN:</span></b><b><span style="font-family:Arial;"> </span></b><b><span style="font-size:20pt;font-family:Arial;">SELAMAT</span></b><b><span style="font-family:Arial;">MEMASUKI TAHUN BARU 1429 H.</span></b><b><span style="font-family:Arial;"> </span></b><b><span style="font-family:Arial;">Salam Takdziem</span></b><b><span style="font-family:Arial;">Ustadz Tahmid</span></b><b><span style="font-family:Arial;"> </span></b></div>
<p><font face="Times New Roman"> </font><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Perubahan tidak menjamin tercapainya perbaikan, tetapi tidak ada perbaikan yang bisa dicapai tanpa perubahan. Maka bersikap ramahlah kepada perubahan. </span></strong><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Jangan mensyaratkan perubahan di luar Anda agar Anda bersedia berubah. Tidak ada perubahan yang bernilai di luar, bila tidak ada perubahan yang berarti di dalam. </span></strong><span style="font-size:8pt;font-family:Arial;"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">(Mario Teguh &#8211; 2007)</span><font face="Times New Roman"> </font><font face="Times New Roman"> </font></p>
<div style="border:black 1pt solid;padding:1pt;"><b><span style="font-family:Arial;">RALAT</span></b></p>
<p align="center" style="text-align:center;border:medium none;margin:0;padding:0;" class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Pada edisi pertama, pada kolom profil ditulis <b>Periode DKM : I (1996-2000)</b>. Yang benar adalah <b>Panitia Pembangunan Masjid An Nur</b>.<span>  </span>Dengan demikian kekeliruan telah diperbaiki. Terima kasih.</span></p>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mozaikcahaya.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mozaikcahaya.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mozaikcahaya.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mozaikcahaya.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mozaikcahaya.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mozaikcahaya.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mozaikcahaya.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mozaikcahaya.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mozaikcahaya.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mozaikcahaya.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mozaikcahaya.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mozaikcahaya.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mozaikcahaya.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mozaikcahaya.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mozaikcahaya.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mozaikcahaya.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mozaikcahaya.wordpress.com&amp;blog=3310653&amp;post=5&amp;subd=mozaikcahaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mozaikcahaya.wordpress.com/2008/03/29/edisi-02-08/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d56eaeeb57ec0cda1907b4883884f8c1?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mozaikcahaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Edisi 03-08</title>
		<link>http://mozaikcahaya.wordpress.com/2008/03/29/edisi-03-08/</link>
		<comments>http://mozaikcahaya.wordpress.com/2008/03/29/edisi-03-08/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Mar 2008 05:45:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mozaikcahaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buletin]]></category>
		<category><![CDATA[Aagym]]></category>
		<category><![CDATA[angka]]></category>
		<category><![CDATA[madinah]]></category>
		<category><![CDATA[mario teguh]]></category>
		<category><![CDATA[masjid]]></category>
		<category><![CDATA[najdiy]]></category>
		<category><![CDATA[quran]]></category>
		<category><![CDATA[rahasia]]></category>
		<category><![CDATA[syarif niskala]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mozaikcahaya.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[WISATA IMANI Ada sebuah wilayah di utara Madinah yang merupakan tempat wisata warga sekitar, letaknya di balik Gunung Uhud, sekitar 25 kilometer utara pusat kota Madinah. Jalan raya di sana menuju kuldesak, jalan buntu. Banyak warga camping di sini. Jangan dibayangkan sama seperti di Indonesia, di mana tempat perkemahan biasanya merupakan lahan hijau nan penuh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mozaikcahaya.wordpress.com&amp;blog=3310653&amp;post=4&amp;subd=mozaikcahaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="border:black 1pt solid;padding:1pt 4pt;"><b><span style="font-size:18pt;font-family:Arial;">WISATA IMANI</span></b></div>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<p style="margin:0;" class="msonospacing"><font face="Times New Roman"></font><font face="Times New Roman">Ada sebuah wilayah di utara Madinah yang merupakan tempat wisata warga sekitar, letaknya di balik Gunung Uhud, sekitar 25 kilometer utara pusat kota Madinah. Jalan raya di sana menuju kuldesak, jalan buntu. Banyak warga camping di sini. Jangan dibayangkan sama seperti di Indonesia, di mana tempat perkemahan biasanya merupakan lahan hijau nan penuh rumput dan pepohonan. Di utara Madinah ini, lahan tempat campingnya adalah sebuah tanah lapang tandus, padang pasir, dengan pohon dan semak sesekali dikelilingi oleh bukit batu. Daerah ini berada di luar batas tanah haram.</font></p>
<p style="margin:0;" class="msonospacing"><font face="Times New Roman">Wilayah ini termasuk wilayah tersubur di Madinah, selain di Quba. Jalannya berkelak-kelok, berbeda dengan jalan-jalan raya kebanyakan di sini yang lu-rus-lurus. Yang tumbuh ditanahnya juga kurma ter-baik di Jazirah Arab, kurma Nabi atau Ajwa. Dinamakan demikian karena diyakini pohon kurma tersebut dahulu langsung ditanam Rasulullah SAW. Di masa dahulu, wilayah ini merupakan tempat uzlah atau menyepi bagi mereka yang tengah berselisih pendapat agar bisa mendapat ketenangan.</font></p>
<p style="margin:0;" class="msonospacing"><font face="Times New Roman">Namun, yang membuat wilayah ini terkenal ke se-antero jagad bukanlah karena wilayah yang disebut perkampungan putih (Mantheqa Baidha) ini dijadi-kan tempat wisata, melainkan keajaiban alamnya yang hanya ada di segelintir tempat di dunia. Banyak orang percaya bahwa di daerah ini terdapat sebuah medan magnetik sangat kuat dan besar. </font></p>
<p style="margin:0;" class="msonospacing"><font face="Times New Roman">Fenomena alam yang luar biasa ini bisa dirasakan sepanjang lima kilometer ruas jalan dari ujung aspal sampai pintu masuk ke daerah ini. Jalan ini sendiri berakhir di lima deret bukit yang mengelili-ngi wilayah tersebut. Jalannya turun naik. Namun kendaraan yang menuju perbukitan jalannya hanya bisa pelan, seolah ada yang menahan. Sebaliknya, dari arah perbukitan, walau jalannya tidak menurun tetapi turun naik, semua kendaraan akan berjalan dengan cepat bahkan bisa sampai 120km/jam walau persneling dibebaskan. Bahkan kendaraan dimatikan pun akan tetap melaju sekencang itu.</font></p>
<p style="margin:0;" class="msonospacing"><font face="Times New Roman">Ini tentu bukan isapan jempol. Beberapa jamaah Indonesia sempat membuktikan cerita itu. Eramuslim sendiri mencoba untuk mengetes apakah memang ada medan magnet atau sekadar tipuan mata. Dengan sebuah bus besar, rombongan kami melalui daerah ini. Sesaat menjelang masuk ke wilayah yang dikatakan ada medan magnetiknya, <i>guide</i> Kami menyerukan agar handphone yang ada segera dimatikan untuk menghindari hilangnya data. Semua penumpang mengeluarkan ponselnya dan mematikan. Kecuali ponsel milik Eramuslim. Kami ingin mengecek benar tidaknya himbauan <i>guide</i> kami tersebut.</font></p>
<p style="margin:0;" class="msonospacing"><font face="Times New Roman">Sesaat kemudian, guide kami berseru, “Inilah saatnya…”. TIba-tiba bus besar yang kami tum-pangi memposisikan free pada roda gigi busnya …dan bus pun berhenti. Tak sampai beberapa detik, bus yang tadinya berhenti dan masih di free roda giginya tiba-tiba bergerak perlahan. Kian lama kian kencang. Hingga ajaib, kendaraan yang Kami tumpangi melaju dengan kecepatan 90 kilometer per jam sejauh tiga kilometer!</font></p>
<p style="margin:0;" class="msonospacing"><font face="Times New Roman">Kami pun mengecek ponsel yang tidak kami matikan. Ternyata benar. Ponsel Kami tidak bekerja dan bahkan banyak data hilang di dalamnya. Kami jelas sedih, tapi rasa takjubnya jauh lebih besar. <i>Subhanallah… Allahu Akbar</i>! Kami telah membuktikannya. Dan bagi siapa saja yang pergi haji atau umroh dan melalui wilayah ini, segera matikan ponsel Anda dan bersiap menikmati pengalaman yang tidak terlupakan. Jangan lupa, matikan ponsel Anda, atau data-data di dalam ponsel akan banyak yang hilang….</font></p>
<p style="margin:0;" class="msonospacing"><b><font face="Times New Roman">Kian Besar Kian Cepat</font></b></p>
<p style="margin:0;" class="msonospacing"><font face="Times New Roman">Menurut warga sekitar, kecepatan kendaraan yang bisa ditarik oleh medan magnet di wilayah ini bisa berbeda-beda. Semakin besar dan berat kendaraan yang melintas, maka akan semakin cepat magnet menariknya hingga bisa sampai 120 kilometer perjam sejauh lima kilometer! Sudah banyak yang membuktikan hal tersebut. Ada sejumlah orang yang datang dengan kendaraan berbeda dan membuktikannya.</font></p>
<p style="margin:0;" class="msonospacing"><b><font face="Times New Roman">Bukit Gravitasi</font></b></p>
<p style="margin:0;" class="msonospacing"><font face="Times New Roman">Tidak banyak tempat di seluruh dunia yang memiliki medan magnetic seperti di Madinah ini. Tempat serupa ada di Korea Selatan, Yunani, Australia, timur Amerika, dan juga di sekitar Gunung Kelud, Jawa Timur. Hanya saja, kekuatan magnet di daerah-daerah tersebut tidaklah sekuat yang ada di Madinah.</font></p>
<p style="margin:0;" class="msonospacing"><font face="Times New Roman">Siapa pun bisa mengalami hal ini dengan mengunjungi langsung wilayah tersebut. Namun bagi yang belum bisa merasakan sendiri, silakan menonton fenomena unik ini dengan mengklik situs <i>youtube</i> dengan menulis ‘<i>Gravity Hills</i>’ atau ‘<i>Magnetic Hills</i>’ di kolom pencariannya. Yang jelas, keajaiban ini seharusnya mampu menambah kecintaan kita kepada Allah SWT, yang telah menciptakan alam semesta seisinya dengan kesempurnaan yang tiada cela sedikit pun.(m)</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<div style="border:black 1pt solid;padding:1pt 4pt;"><b><span style="font-family:Arial;">AL QURAN DAN RAHASIA ANGKA-ANGKA</span></b></div>
<p><span style="font-size:10pt;color:#400000;font-family:Arial;"> </span><span style="color:#000066;"></span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">Pernah saya mengatakan kepada diri saya sendiri, misal, apabila kata <i>&#8220;yaum&#8221; </i>(hari) disebutkan sebanyak 365 kali dan kata <i>&#8220;syahr&#8221; </i>(bulan) disebutkan sebanyak 12 kali, barangkali kata <i>&#8220;sa&#8217;ah&#8221; </i>(jam), misal, juga disebutkan sebanyak 24 kali, sama dengan jumlah jam dalam sehari semalam. Lantas saya membuka <i>AI-Mu jam Al-Mufahras li Alfadh Al-Quran Al-Karim, &#8220;al-sa&#8217;ah&#8221; </i>tersebut saya hitung. Ternyata setelah saya hitung jumlahnya 48 kali. Saya berpikir, jumlah ini tidak sesuai dengan angka yang ada, semestinya jumlah penyebutannya sesuai dengan jumlah (jam), yaitu 24 jam. Sejenak hampir saja saya putus asa. Agak­nya mungkin jumlah ini merupakan jumlah yang dihitung oleh peneliti selain saya yang meneliti dengan metode yang sama sekitar kata tersebut. Karenanya, saya perbaharui niat saya dan mulailah saya berpikir dan menghitung dengan metode lain yang berbeda dengan metode-metode terdahulu. Saya berasumsi bahwa 24 kata tersebut memiliki karakteristik khusus dari keseluruhan kata yang berjumlah 48 tersebut. Sungguh terbukti, dengan taufiq Allah SWT, saya temukan bahwa kata <i>&#8220;sa&#8217;ah&#8221; </i>disebutkan 24 kali dengan didahului dengan <i>harf, </i>dan jumlah jam pada sehari semalam pun berjumlah 24 jam. Berikut ini adalah ayat-ayat Al­Quran yang di dalamnya disebutkan kata tersebut:</span><span style="color:black;"></span><span style="color:black;"><span><font face="Times New Roman">1.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">     </span></font></span></span><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">Mereka menanyakan kepadamu tentang al-sa&#8217;ah (hari kiamat). Bilakah terjadinya? Katakanlah: &#8220;Sesungguhnya pengetahuan tentang (hari kiamat) itu adalah pada sisi Tuhanmu&#8230;&#8221;</span></i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;"> (Al-A&#8217;raf: 187)</span><span style="color:black;"><font face="Times New Roman"> </font></span><span style="color:black;"><span><font face="Times New Roman">2.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">     </span></font></span></span><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">&#8230;. </span></i><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">orang-orang yang mengikuti Nabi dalam </span></i><b><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">sa&#8217;ah</span></b><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;"> kesulitan.</span></i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;"> (Al-Taubah: 117)</span><span style="color:black;"><font face="Times New Roman"> </font></span><span style="color:black;"><span><font face="Times New Roman">3.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">     </span></font></span></span><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">Dan (ingatlah) akan </span></i><b><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">sa&#8217;ah</span></b><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;"> (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka, (mereka merasa di hari itu) seakan-akan mereka tidak pernah berdiam (di dunia) barang sesaat pun di siang hari </span></i><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">..</span></i><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;"> </span></i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">(Yunus: 45)</span><span style="color:black;"><font face="Times New Roman"> </font></span><span style="color:black;"><span><font face="Times New Roman">4.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">     </span></font></span></span><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">&#8230;. </span></i><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">Dan sesungguhnya </span></i><b><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">sa&#8217;ah</span></b><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;"> (kiamat) itu pasti akan datang, maka maafkanlah (mereka) dengan cara yang baik.</span></i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;"> (Al-Hijr: 85)</span><span style="color:black;"><font face="Times New Roman"> </font></span><span style="color:black;"><span><font face="Times New Roman">5.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">     </span></font></span></span><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">..</span></i><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">Hendaknya manusia mengetahui, bahwa janji Allah itu benar, dan bahwa kedatangan </span></i><b><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">al-sa&#8217;ah</span></b><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;"> (kiamat) itu tidak ada keraguan padanya&#8230; </span></i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">(Al-Kahfi:21)</span><span style="color:black;"><font face="Times New Roman"> </font></span><span style="color:black;"><span><font face="Times New Roman">6.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">     </span></font></span></span><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">&#8230;. </span></i><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">Sehingga apabila mereka telah melihat apa yang diancamkan kepada mereka, baik siksa maupun </span></i><b><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">al-sa&#8217;ah</span></b><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;"> (kiamat). </span></i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">(Maryam: 75)</span><span style="color:black;"><font face="Times New Roman"> </font></span><span style="color:black;"><span><font face="Times New Roman">7.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">     </span></font></span></span><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">Sesungguhnya </span></i><b><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">al-sa&#8217;ah</span></b><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;"> (hari kiamat) itu akan datang, Aku merahasiakan (waktu) agar tiap-tiap diri dibalas sesuai dengan yg diusahakannya. </span></i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">(20 : 15)</span><span style="color:black;"></span><span style="color:black;"><span><font face="Times New Roman">8.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">     </span></font></span></span><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">(Yaitu) orang-orang yang takut terhadap (azab) Tuhan mereka, sedang mereka tidak melihat-Nya; dan mereka takut terhadap tibanya </span></i><b><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">al-sa&#8217;ah</span></b><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;"> (hari kiamat).</span></i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;"> (AI-Anbiya: 49)</span><span style="color:black;"><font face="Times New Roman"> </font></span><span style="color:black;"><span><font face="Times New Roman">9.<span style="font:7pt 'Times New Roman';">     </span></font></span></span><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">Dan sesungguhnya </span></i><b><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">al-sa&#8217;ah</span></b><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;"> (hari kiamat) itu pasti akan datang; tak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur. </span></i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">(Al-Mu&#8217;minun: 7)</span><span style="color:black;"><font face="Times New Roman"> </font></span><span style="color:black;"><span><font face="Times New Roman">10.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></font></span></span><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">Bahkan mereka mendustakan </span></i><b><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">al-sa&#8217;ah</span></b><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;"> (hari kiamat). </span></i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">(25:11)</span><span style="color:black;"></span><span style="color:black;"><span><font face="Times New Roman">11.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></font></span></span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">.<i>&#8230; Dan Kami menyediakan neraka yang menyala-nyala bagi siapa yang mendustakan </i><b>al-sa&#8217;ah</b><i> (hari kiamat). (Al-Furqan: 11)</i></span><span style="color:black;"><font face="Times New Roman"> </font></span><span style="color:black;"><span><font face="Times New Roman">12.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></font></span></span><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">Manusia bertanya kepadamu tentang </span></i><b><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">al-sa&#8217;ah</span></b><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;"> (hari berbangkit). Katakanlah: &#8220;Sesungguhnya pengetahuan mengenainya hanyalah milik Allah. &#8220;</span></i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;"> (Al-Ahzab: 23)</span><span style="color:black;"><font face="Times New Roman"> </font></span><span style="color:black;"><span><font face="Times New Roman">13.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></font></span></span><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">&#8230;. Dan tahukah kamu (hai Muhammad), boleh jadi </span></i><b><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">al-sa&#8217;ah</span></b><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;"> (hari kebangkitan) itu sudah dekat waktunya. </span></i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">(Al-Ahzab: 63)</span><span style="color:black;"><font face="Times New Roman"> </font></span><span style="color:black;"><span><font face="Times New Roman">14.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></font></span></span><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">Sesungguhnya </span></i><b><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">al-sa&#8217;ah</span></b><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;"> (hari kiamat pasti akan datang) tidak ada keraguan tentangnya, akan tetapi kebanyakan manusia tidak beriman. </span></i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">(Al-Mu&#8217;min: 40)</span><span style="color:black;"><font face="Times New Roman"> </font></span><span style="color:black;"><span><font face="Times New Roman">15.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></font></span></span><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">Dan tahukah kamu, boleh jadi </span></i><b><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">al-sa&#8217;ah</span></b><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;"> (hari kiamat) itu dekat</span></i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">. (Al-Syura: 17)</span><span style="color:black;"><font face="Times New Roman"> </font></span><span style="color:black;"><span><font face="Times New Roman">16.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></font></span></span><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">.Ketahuilah bahwa sesungguhnya orang-orang yg membantah tentang kejadian </span></i><b><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">al-sa&#8217;ah</span></b><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;"> (hari kiamat) itu benar-benar dlm kesesatan yang jauh. </span></i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">(26 : 18)</span><span style="color:black;"></span><span style="color:black;"><span><font face="Times New Roman">17.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></font></span></span><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang </span></i><b><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">al-sa&#8217;ah</span></b><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;"> (hari kiamat). Karenanya janganlah kamu ragu-ragu tentang hari kiamat, dan ikutlah aku &#8230;. </span></i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">(Al-Zukhruf: 43)</span><span style="color:black;"><font face="Times New Roman"> </font></span><span style="color:black;"><span><font face="Times New Roman">18.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></font></span></span><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">&#8230;Mereka tidak menunggu kecuali kedatangan </span></i><b><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">al-sa&#8217;ah</span></b><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;"> (hari kiamat) kepada mereka secara tiba-tiba sedangkan mereka tidak menyadarinya. </span></i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">(44 : <i>32)</i></span><span style="color:black;"><font face="Times New Roman"> </font></span><span style="color:black;"><span><font face="Times New Roman">19.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></font></span></span><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">Dan apabila dikatakan (kepadamu): &#8220;Sesungguhnya janji Allah itu adalah benar dan </span></i><b><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">al-sa&#8217;ah</span></b><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;"> (hari berbangkit) itu tdk ada keraguan padanya. &#8221; </span></i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">(45 : 32)</span><span style="color:black;"><font face="Times New Roman"> </font></span><span style="color:black;"><span><font face="Times New Roman">20.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></font></span></span><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">Pada hari mereka melihat azab yang dian</span></i><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">c</span></i><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">amkan kepada mereka, (mereka) seolah-olah tidak tinggal (di dunia) melainkan se-</span></i><b><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">sa&#8217;ah</span></b><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;"> pada siang hari. </span></i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">(Al-Ahqaf: 35)</span><span style="color:black;"><font face="Times New Roman"> </font></span><span style="color:black;"><span><font face="Times New Roman">21.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></font></span></span><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">Dan tidaklah yang mereka tunggu-tunggu melainkan </span></i><b><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">al-sa&#8217;ah</span></b><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;"> (hari kiamat), </span></i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">(yaitu)<i> kedatangannya kepada mereka dengan tiba-tiba. </i>(Muhammad: <i>18)</i></span><span style="color:black;"><font face="Times New Roman"> </font></span><span style="color:black;"><span><font face="Times New Roman">22.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></font></span></span><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">Sesungguhnya </span></i><b><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">al-sa&#8217;ah</span></b><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;"> (hari kiamat) itu hari yang dijanjikan kepada mereka &#8230;. </span></i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">(Al-Qamar: 46)</span><span style="color:black;"><font face="Times New Roman"> </font></span><span style="color:black;"><span><font face="Times New Roman">23.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></font></span></span><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">&#8230;. Dan </span></i><b><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">al-sa&#8217;ah</span></b><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;"> (hari kiamat) itu lebih dahsyat dan lebih pahit, </span></i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">(Al-Qamar: 46)</span><span style="color:black;"><font face="Times New Roman"> </font></span><span style="color:black;"><span><font face="Times New Roman">24.<span style="font:7pt 'Times New Roman';"> </span></font></span></span><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">(Orang-orang kafir) bertanya kepadamu (Muhammad) tentang </span></i><b><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">al-sa&#8217;ah</span></b><i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;"> (hari berbangkit), kapankah terjadinya. </span></i><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">(AI-Nazi&#8217;at: 42)</span><span style="color:black;"><font face="Times New Roman"> </font></span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">Sebagaimana anda lihat, pada ayat-ayat di atas terdapat kata <i>&#8220;al-sa’ah&#8221;</i> yang masing-masing didahului dengan <i>harf</i>; tidak di­dahului baik oleh <i>isim</i> maupun oleh <i>fi&#8217;il </i>(kata kerja). </span><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">DR. Abu Zahra&#8217; An-Najdiy – 1990.</span><span style="color:black;"></span><font face="Times New Roman"> </font></p>
<div style="border:black 1pt solid;padding:1pt 4pt;"><span style="font-size:18pt;font-family:Arial;">NASEHAT UTAMA<b></b></span></div>
<p><span style="font-size:9pt;"><font face="Times New Roman"><span>  </span></font></span><span class="rvts10"><b><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">Ternyata, lebih mudah bekerja keras untuk mencapai keberhasilan, daripada berbicara panjang menjelaskan mengapa bukan salah kita bahwa kita masih begitu-begitu saja.</span></b></span><span class="rvts10"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">(Mario Teguh)</span></span><span class="rvts10"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;"> </span></span><b><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">Yang tumbuh dalam diri orang-orang dipancari cahaya perlindungan Allah adalah pribadi mulia, pengasih dan penyayang terhadap makhluq lemah. Tidak mungkin orang-orang yang tidak memiliki sifat kasih dan sayang mampu menjadi pelindung bagi orang-orang lemah.</span></b><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">(Abdullah Gymnastyar &#8211; Aagym)</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span><b><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Redaktur : Syarif Niskala – 08.595939.2020</span></b></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mozaikcahaya.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mozaikcahaya.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mozaikcahaya.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mozaikcahaya.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mozaikcahaya.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mozaikcahaya.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mozaikcahaya.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mozaikcahaya.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mozaikcahaya.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mozaikcahaya.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mozaikcahaya.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mozaikcahaya.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mozaikcahaya.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mozaikcahaya.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mozaikcahaya.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mozaikcahaya.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mozaikcahaya.wordpress.com&amp;blog=3310653&amp;post=4&amp;subd=mozaikcahaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mozaikcahaya.wordpress.com/2008/03/29/edisi-03-08/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d56eaeeb57ec0cda1907b4883884f8c1?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mozaikcahaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Edisi 04-08</title>
		<link>http://mozaikcahaya.wordpress.com/2008/03/29/edisi-04-08/</link>
		<comments>http://mozaikcahaya.wordpress.com/2008/03/29/edisi-04-08/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Mar 2008 05:37:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mozaikcahaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buletin]]></category>
		<category><![CDATA[albert einstein]]></category>
		<category><![CDATA[aqidah]]></category>
		<category><![CDATA[cahaya]]></category>
		<category><![CDATA[mario teguh]]></category>
		<category><![CDATA[masjid]]></category>
		<category><![CDATA[muhammad]]></category>
		<category><![CDATA[nur]]></category>
		<category><![CDATA[rasulullah]]></category>
		<category><![CDATA[syarif niskala]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mozaikcahaya.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[AQIDAH YANG BERSIH  Syahadat  ‘Anna Muhammadarrasulullah’ (oleh: Dr.Shalih bin Fauzan)Makna Syahadat &#8220;Anna Muhammadarrasulullah&#8221; Yaitu mengakui secara lahir batin bahwa beliau adalah hamba Allah dan Rasul-Nya yang diutus kepada manusia secara keseluruhan, serta meng-amalkan konsekuensinya: menta&#8217;ati perintahnya, membenarkan ucapannya, menjauhi larangannya, dan tidak menyembah Allah kecuali dengan apa yang disyari’atkan. Rukun Syahadat Muhammadarrasulullah Syahadat ini juga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mozaikcahaya.wordpress.com&amp;blog=3310653&amp;post=3&amp;subd=mozaikcahaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="border:black 1pt solid;padding:1pt 4pt;"><b><span style="font-size:18pt;font-family:Arial;">AQIDAH YANG BERSIH</span></b></div>
<p><font face="Times New Roman"> </font><b><font face="Times New Roman">Syahadat <span> </span>‘Anna Muhammadarrasulullah’ </font></b></p>
<p><font face="Times New Roman">(oleh: Dr.Shalih bin Fauzan)</font><font face="Times New Roman"><u>Makna Syahadat &#8220;Anna Muhammadarrasulullah&#8221; </u><br />
Yaitu mengakui secara lahir batin bahwa beliau adalah hamba Allah dan Rasul-Nya yang diutus kepada manusia secara keseluruhan, serta meng-amalkan konsekuensinya: menta&#8217;ati perintahnya, membenarkan ucapannya, menjauhi larangannya, dan tidak menyembah Allah kecuali dengan apa yang disyari’atkan.</p>
<p><u>Rukun Syahadat Muhammadarrasulullah</u><br />
Syahadat ini juga mempunyai dua rukun, yaitu kalimat hamba dan utusanNya. Dua rukun ini menafikan ifrath (berlebih-lebihan) dan tafrith (meremehkan) pada hak Rasulullah Saw.</p>
<p>Beliau adalah hamba dan rasul-Nya. Beliau adalah makhluk yang paling sempurna dalam dua sifat yang mulia ini. &#8220;Al-&#8217;abdu&#8221; di sini artinya hamba yang menyembah. Maksudnya, beliau adalah manusia yang diciptakan dari bahan yang sama dengan bahan ciptaan manusia lainnya. Juga berlaku atasnya apa yang berlaku atas orang lain.</p>
<p>Sebagaimana firman Allah Swt: &#8220;Katakanlah: &#8216;Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu, &#8230;&#8217;.&#8221; (Al-Kahfi: 110)</p>
<p>Beliau hanya memberikan hak ubudiyah kepada Allah dengan sebenar-benarnya, dan karenanya Allah Subhannahu wa Ta&#8217;ala memujinya: &#8220;Bukankah Allah cukup untuk melindungi hamba-hambaNya.&#8221; (Az-Zumar: 36)<br />
&#8220;Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan kepada hamba-Nya Al-Kitab (Al-Qur&#8217;an) ..&#8221; (18: 1)<br />
&#8220;Mahasuci Allah, yang telah memperjalankan hambaNya pada suatu malam dari Al-Masjidil Haram &#8230;&#8221; (Al-Isra&#8217;: 1)<br />
Sedangkan rasul artinya, orang yang diutus kepada seluruh manusia dengan misi dakwah kepada Allah sebagai <i>basyir</i> (pemberi kabar gembira) dan <i>nadzir</i> (pemberi peringatan). Persaksian untuk Rasulullah Saw dengan dua sifat ini meniadakan ifrath dan tafrith pada hak Rasulullah Saw.</p>
<p>Karena banyak orang yang mengaku umatnya lalu melebihkan haknya atau mengkultuskannya hingga mengangkatnya di atas martabat sebagai hamba hingga kepada martabat ibadah (penyembahan) untuknya selain dari Allah Saw. Mereka beristi-ghatsah (minta pertolongan) kepada beliau, dari selain Allah. Juga meminta kepada beliau apa yang tidak sanggup melakukannya selain Allah, seperti memenuhi hajat dan menghilangkan kesulitan.</p>
<p>Tetapi di pihak lain sebagian orang mengingkari kerasulannya atau mengurangi haknya, sehingga ia bergantung kepada pendapat-pendapat yang menyalahi ajarannya, serta memaksakan diri dalam me-na&#8217;wil-kan hadits-hadits dan hukum-hukumnya.</p>
<p></font><font face="Times New Roman"><u>Syarat Syahadat &#8220;Muhammadarrasulullah&#8221;<br />
</u>Mengakui kerasulannya dan meyakininya di dalam hati. Mengucapkan dan mengikrarkan dengan lisan. Mengikutinya dengan mengamalkan ajaran kebe-naran yang telah dibawanya serta meninggalkan kebatilan yang telah dicegahnya. Membenarkan segala apa yang dikabarkan dari hal-hal yang ghaib, baik yang sudah lewat maupun yang akan datang.</font><font face="Times New Roman">Mencintainya melebihi cintanya kepada dirinya sendiri, harta, anak, orangtua serta seluruh umat manusia. Mendahulukan sabdanya atas segala pen-dapat, ucapan orang lain dan mengamalkan sunnah.</p>
<p></font><font face="Times New Roman"><u>Konsekuensi Syahadat &#8220;Muhammadanrasulllah&#8221;<br />
</u>Yaitu mentaatinya, membenarkannya, meninggal-kan apa yang di-larangnya, mencukupkan diri dengan mengamalkan sunnahnya, dan meninggal-kan yang lain dari hal-hal bid&#8217;ah dan muhdatsat (baru), serta mendahulukan sabdanya di atas segala pendapat orang.</font><font face="Times New Roman"><font face="Times New Roman"><u>Yang Membatalkan Syahadatain<br />
</u>Yaitu hal-hal yang membatalkan Islam, karena dua kalimat syahadat itulah yang membuat seseorang masuk dalam Islam. Mengucapkan keduanya adalah pengakuan terhadap kandungannya dan konsisten mengamalkan konsekuensinya berupa segala macam syi&#8217;ar-syi&#8217;ar Islam.<br />
Jika ia menyalahi ketentuan ini, berarti ia telah membatalkan perjanjian yang telah diikrarkannya ketika mengucapkan dua kalimat syahadat tersebut. Yang membatalkan Islam itu banyak sekali. Para fuqaha&#8217; dalam kitab fiqih telah menulis bab khusus yang diberi judul &#8220;Bab Riddah (kemurtadan)&#8221;.</font></p>
<p></font></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Syaikh Muhammad At-Tamimy berkata: &#8220;Tidak ada bedanya dalam hal yang membatalkan syahadat ini antara orang yang bercanda, yang serius (ber-sungguh-sungguh) maupun yang takut, kecuali orang yang dipaksa. Dan semuanya adalah bahaya yang paling besar serta yang paling sering terjadi. Maka setiap muslim wajib berhati-hati dan meng-khawatirkan dirinya serta mohon perlindungan kepada Allah Subhannahu wa Ta&#8217;ala dari hal-hal yang bisa mendatangkan murka Allah dan siksaNya yang pedih.&#8221; (Dari Kitab : Majmu&#8217;ah At-Tauhid An-Najdiyah, hal. 37-39.)</font></p>
<p><font face="Times New Roman"> </font><font face="Times New Roman"> </font></p>
<div style="border:black 1pt solid;padding:1pt 4pt;"><b><span style="font-size:16pt;font-family:Arial;">Abu Hurairah ra Kelaparan</span></b></div>
<p><span style="font-size:10pt;color:#400000;font-family:Arial;"></span><span style="color:#000066;"></span></p>
<p style="margin:0;" class="MsoNormal"><font face="Times New Roman">Abu Hurairah menceritakan pengalamannya: Aku pernah mengalami lapar yang hanya Allah sajalah yang mengetahui keparahannya, sehingga demi<br />
Allah yang tiada Tuhan, selain Dia, aku pingsan di antara mimbar dan rumah Rasulullah SAW.<br />
Abu Hurairah melanjutkan: &#8220;Selanjutnya, datanglah seorang shahabat mendekatiku. Dia mengira bahwa diriku kerasukan Jin.&#8221;<br />
&#8220;Pada suatu malam aku shalat bermakmum kepada Rasulullah SAW sedang aku dalam keadaan sangat lapar.&#8221; Dalam riwayat lain disebutkan bahwa<br />
rasa lapar yang dialaminya sampai kepada tahap yang membuatnya tidak lagi mengetahui apa yang dibaca oleh Rasulullah SAW dalam shalatnya<br />
bersama mereka.<br />
&#8220;Setelah beliau selesai dari shalatnya, aku keluar untuk menghadang orang-orang dengan harapan semoga ada diantara mereka yang mau membawa-ku ke rumahnya, lalu memberiku makan.&#8221;<br />
Akan tetapi, apakah dia menghadang orang lain untuk mengatakan kepadanya: &#8220;Berilah aku makan!&#8221; Atau apakah dia mengatakan: &#8220;Kenyang-kanlah diriku dan berilah aku minum?&#8221; Tidak, bahkan dia menghalangi orang lain, lalu menanya-kan kepada mereka makna sebagian dari ayat-ayat Al-Qur&#8217;an barangkali saja mereka memahami maksudnya, lalu mau mengajaknya makan. Ia pun menghadang Abu Bakar, tetapi ternyata Abu Bakar tidak memahami maksud yang sebenarnya. Bahkan ia menjawab pertanyaannya, lalu pergi; demikian pula `Umar ra.<br />
Abu Hurairah melanjutkan: &#8220;Selanjutnya, Rasul Saw keluar dan aku menghadangnya. Demi Tuhan yang diriku berada dalam genggaman<br />
kekuasaan-Nya, sesungguhnya beliaulah yang mulai menyapaku sebelum aku memulainya. Beliau tersenyum, lalu bersabda; `Kemarilah bersamaku!&#8217;&#8221;<br />
Rasulullah SAW memahami bahwa sesungguhnya Abu Hurairah tidak membawa pertanyaan, melain-kan membawa rasa lapar dan haus.<br />
Abu Hurairah melanjutkan; &#8220;Beliau lalu memasuk-kanku kedalam rumahnya dan tiada yang terdapat di dalam rumahnya, kecuali hanya sepotong roti<br />
tanpa ada sebutir kurma pun dan juga tanpa ada anggur kering sedikit pun. Tiada suatu makanan yang lain pun di dalam rumahnya, kecuali hanya semangkok loban (yoghurt). Ketika aku melihat loban, aku berkata kepada diriku sendiri; `Beliau pasti akan memberiku minum sekarang dan dengan izin Allah rasa laparku nanti akan hilang.&#8217; Rasulullah Saw memanggil; &#8220;Hai Abu Hurairah!&#8217; Aku menjawab; `Labbaika wasa&#8217;daika, ya Rasulullah.&#8217; Rasulullah SAW bersabda; &#8220;Temuilah orang-orang fakir miskin ahli suffah yang ada di emper masjid itu dan undanglah mereka semua.&#8217;&#8221;<br />
&#8220;Aku berkata kepada diriku sendiri; `Hanya Allah yang dimintai pertolongan. Aku lebih utama untuk mendapatkan loban ini, karena apabila ahli shuffah yang jumlahnya kurang lebih antara tujuh puluh<br />
sampai delapan puluh orang itu datang semuanya, tentulah mereka tidak akan menyisakan loban barang setetes pun, lalu apakah yang tersisa untuk-ku? Akan tetapi, perintah Rasulullah Saw tetap harus aku laksanakan.&#8217;&#8221;<br />
Abu Hurairah pergi menemui ahli Shuffah dan mengundang mereka, lalu mereka datang dengan bergegas-gegas hingga semuanya masuk menemui<br />
Rasulullah Saw. Rasulullah Saw pun memberi me-reka minum dari loban itu, hingga mereka minum dan kenyang semuanya, sedang Abu Hurairah<br />
hanya dapat memperhatikan adegan itu dengan rasa penuh kekesalan.<br />
Setelah selesai, mereka keluar dan Rasululah Saw bersabda; &#8220;Hai Abu Hurairah!&#8221; Aku menjawab; &#8220;Labbaika wa sa&#8217;daika, ya Rasulullah.&#8221; Rasul<br />
bersabda; &#8220;Ambillah wadah itu dan minumlah!&#8221; Aku pun minum, demi Allah hingga kenyang. Rasul Saw bersabda; &#8220;Minum lagi!&#8221; Aku menjawab; &#8220;Wahai Rasulullah Saw., demi Tuhan yang telah mengutusmu dengan benar sebagai<br />
seorang nabi, aku tidak menemukan tempat lagi untuknya (sudah kenyang).&#8221; Selanjutnya, Rasul Saw mengambil sisanya yang masih ada<br />
dalam wadah itu, kemudian membaca bismillah dan meminumnya. (HR Bukhari, Ahmad, Thabrani)</font></p>
<p><font face="Times New Roman"></font></p>
<div style="border:black 1pt solid;padding:1pt 4pt;"><span style="font-size:18pt;font-family:Arial;">NASEHAT UTAMA<b></b></span></div>
<p><span style="font-size:9pt;"><font face="Times New Roman"><span>  </span></font></span></p>
<h4 align="center"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">&#8220;Janganlah mencoba menjadi orang sukses. Jadilah orang yang bernilai.&#8221; </span></h4>
<h4 align="center"><span style="font-weight:normal;font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">(Albert Einstein)</span></h4>
<p><span class="rvts10"><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;"> </span></span><span class="rvts10"><b><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;">Orang-orang hebat tidak mengagungkan kehebatan. Mereka fanatik sekali tentang nilai dari pekerjaan yang diperbaiki setahap demi setahap secara terus menerus setiap hari.</span></b></span><b><span style="font-size:10pt;color:black;font-family:Arial;"></span></b><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span> </span>(Mario Teguh)</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span><b><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Redaktur : Syarif Niskala – 08.595939.2020</span></b></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mozaikcahaya.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mozaikcahaya.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mozaikcahaya.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mozaikcahaya.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mozaikcahaya.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mozaikcahaya.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mozaikcahaya.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mozaikcahaya.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mozaikcahaya.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mozaikcahaya.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mozaikcahaya.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mozaikcahaya.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mozaikcahaya.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mozaikcahaya.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mozaikcahaya.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mozaikcahaya.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mozaikcahaya.wordpress.com&amp;blog=3310653&amp;post=3&amp;subd=mozaikcahaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mozaikcahaya.wordpress.com/2008/03/29/edisi-04-08/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d56eaeeb57ec0cda1907b4883884f8c1?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mozaikcahaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Halo dunia!</title>
		<link>http://mozaikcahaya.wordpress.com/2008/03/29/Halo-Dunia/</link>
		<comments>http://mozaikcahaya.wordpress.com/2008/03/29/Halo-Dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Mar 2008 05:25:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mozaikcahaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mozaikcahaya.wordpress.com&amp;blog=3310653&amp;post=1&amp;subd=mozaikcahaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mozaikcahaya.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mozaikcahaya.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mozaikcahaya.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mozaikcahaya.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mozaikcahaya.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mozaikcahaya.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mozaikcahaya.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mozaikcahaya.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mozaikcahaya.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mozaikcahaya.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mozaikcahaya.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mozaikcahaya.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mozaikcahaya.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mozaikcahaya.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mozaikcahaya.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mozaikcahaya.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mozaikcahaya.wordpress.com&amp;blog=3310653&amp;post=1&amp;subd=mozaikcahaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mozaikcahaya.wordpress.com/2008/03/29/Halo-Dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d56eaeeb57ec0cda1907b4883884f8c1?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">mozaikcahaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
